Kamis, 22 Januari 2026

Dalam memeriahkan Mutiara Festival 2026, YPIT Mutiara mengadakan beberapa acara Pelatihan Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Islam dengan tema " Menjadi Guru Pejuang Dakwah : Menyatukan Loyalitas, Makna & Keteladanan Pendidikan Islam." Setelah pembukaan dan kata sambutan dari ketua panitia dan ketua yayasan oleh Suminto. St, MMT. Selanjutnya penyampaian materi yang disampaikan oleh ust. Muhammed Fauzil Adhim, S. Psi. Beliau ahli konsultan, parenting anak islam. Paparan materi "Guru boleh lelah, tapi dakwah jangan luntur" dimulai dengan beberapa sesi : 

Sesi pertama :

Papan tulis menjadi mimbar, kelas menjadi arena juang. Maka siapkan mental sebagai pejuang dakwah, karena

  • Sesungguhnya dalam Kesabaran ada hal yang tidak diinginkan
  • Sesungguhnya Pertolongan bersama kesabaran
  • Bersama kenyamanan ada kesulitan
  • Bersama kesulitan ada kemudahan
Allahummar hamna bil quran, waj al hulana immama. Apapun yang dilakukan guru di kelas, ingatlah beberapa tahun ke depan. Kita harus bersungguh-sungguh dalam mengajar. Seperti saatnya "Hajar" berlari antara safa dan marwa yang membutuhkan kesungguhan. Sampai sekarang masih merupakan pembelajaran yang berarti. 
Ingatlah saat kita membungkus daya juang generasi menjadi mukmin yang kuat dari segala yang bermanfaat. Menyesuaikan diri di berbagai bidang walaupun dia tidak menyukai. Sehingga tidak menjadi generasi yang menyukai yang remeh-remeh. 
Jadi guru yang bisa menyiapkan generasi demi masa depan generasi. Bukan hanya urusan prestasi tapi ingatlah urusan dakwah. 
Guru dituntut untuk belajar yang sungguh-sungguh. Takutlah hanya kepada Allah atas tanggung jawab sebagai guru. Dakwah adalah investasi di masa depan. 
Nasehat agar tidak jadi pribadi yang rapuh : sesungguhnya ujian itu adalah takdir yang pasti, maka siapkan anak untuk menghadapi. Anak lebih membutuhkan pidback, bukan pujian. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mutiara, 11 Februari 2026. Wajah tua yang termakan usia berdiri di pintu. Memandang tamu asing yang tak dikenalnya. Beberapa kali diyakinkan...