Jumat, 17 Maret 2023

Nikmatnya Senduduk


Berselancar di dunia maya, tak sengaja ada postingan buah bewarna ungu. Memandang saja sudah tak kuat lagi ingin memakan. Buah yang dulu selalu ku petik saat berjalan di sudut pematang sawah. Rasa manis pada buah yang sudah merekah sempurna. Ada linangan air pertanda buah yang sudah sangat matang. Kadang juga suka dikunjungi lebah dan kumbang. 

Buah yang sudah masak ditandai dengan mereka hanya kulit pembungkus buah. Kulit yang terbelah di bagian tengah buah seakan membelah buah karena tak sanggup lagi menahan daging isi yang semakin membesar. Buah yang berwarna ungu kehitaman ada bintik bintik putih pada buahnya. Setelah kulit mengelupas akan tinggal isi seperti isi buah manggis dan lama kelamaan akan merekah. 

Buah yang dikenal dengan nama Senduduk [Melastoma malabathricum] merupakan tumbuhan liar yang bunganya bermahkota ungu. Orang Sunda meyebutnya harendong, di Jawa namanya kluruk atau senggani, dan di Sumatera dikenal senduduk.

Tanaman khas perkampungan ini memiliki khasiat sebagai obat luka. Juga, digunakan sebagai obat sakit gigi, penyembuhan dan penguatan rahim bagi wanita yang baru melahirkan dengan meminum air rebusan akarnya, hingga obat pendarahan rahim.

Sejumlah masyarakat di Indonesia sejak lama menggunakan senduduk sebagai bahan sayuran dan obat-obatan tradisional.

Tanaman khas perkampungan ini memiliki khasiat sebagai obat luka. Caranya, daun dikunyah, ditumbuk, dan dioleskan pada luka sebagai pasta, atau dicincang halus dan diperas. Air perasan dioleskan pada luka untuk menghentikan pendarahan. 

Tak hanya itu, air rebusan daunnya dapat digunakan untuk mengobati luka bekas cacar dengan cara membasuh luka tersebut. Senduduk juga bermanfaat sebagai obat disentri dan sakit perut. 

Tanaman ini juga digunakan sebagai obat sakit gigi, penyembuhan dan penguatan rahim bagi wanita yang baru melahirkan dengan meminum air rebusan akarnya, hingga obat pendarahan rahim.

Kamis, 16 Maret 2023

I Love Library


Membaca di perpustakaan sangat menyenangkan. Banyak buku cerita diantaranya kisah tentang para nabi. Kegiatan yang di unggah bu Emna sebagai guru di perpustakaan ini menggambarkan keaktifan siswa dalam membaca. Mereka berebut menjawab tentang nabi Yunus. Baik tentang beberapa informasi tentang lama nabi membuat kapal, apa tujuan nabi membuat kapal, serta ajakan terhadap kaumnya untuk menyembah Allah. 

Membaca di perpustakaan sangat berarti bagi anak. Ada keseruan yang bisa membuat mereka berlatih untuk menjadi pribadi yang baik. Kisah yang bermakna seperti kisah para nabi dalam menegakan kebenaran. Unsur dari cerita yang mengandung hikmah ini akan mengasah keterampilan berpikir, bernalar, serta bersikap. 

Saat tekhnologi semakin maju, semua informasi bisa di searching dengan mudah. Tapi kemampuan untuk bersosialisasi secara langsung sebagian besar hanya didapatkan di sekolah. Berlatih di tengah karakter yang berbeda akan berdampak pada prilaku anak. Hal inilah yang menjadi tantangan bagi pendidik untuk membina menjadi generasi Rabbani. Tugas yang mulia tentunya dan bernilai ibadah di sisi Allah. 


 


Mutiara Sambut Bina Insan Trampil


Alhamdulillah, YPIT Mutiara Duri hari Kamis, 16 Maret 2023 sekitar pukul 10.30 menerima kunjungan rombongan Studi Tour dari Yayasan Bina Insan Trampil TK, SD, dan SMP Bunayya Pekanbaru. Rombongan yang berjumlah 18 orang diarahkan ke ruang labor SMA untuk temu ramah dan memperkenalkan profil Sekolah Islam Terpadu Mutiara dan penyerahan cendramata. Acara ini dipandu oleh bapak Ahmad syrwani, S. Pd ingg. Turut menerima tamu adalah bu Murniati kepsek TK, bu Anita Sofya S. Pd ingg kepsek SD, serta bu Siski kepsek SMP beserta beberapa jajarannya. 

Adapun maksud kedatangan rombongan Studi ini adalah :

1. Mengetahui sejarah perkembangan sekolah Mutiara yang telah bertahan selama 36 tahun dan tetap menjadi sekolah yang berprestasi dan dipilih oleh orang tua. 

2. Sekolah Itu Mutiara Duri  diketahui telah menetapkan IKM kategori 3 ( mandiri berbagi) untuk itu diharapkan bisa berbagi informasi mengenai tantangan dan solusi dalam penerapan IKM tersebut ( merubah kurikulum baru tentunya akan memiliki banyak tantangan terutama dari SDM. 

3. Mempelajari mengenai penanaman karakter kepada siswa dan bagaimana penilaian dan evaluasi, serta rapornya. 

4. Metode yang dilakukan sehingga siswa bisa berprestasi.

5. Program yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam solidaritas 

Saat jam 13.00 mereka sangat antusias bercengkrama di saung yang terletak di atas kolam dan berlatar taman dan air mancur. Mutiara memang selalu up date dengan kemajuan perkembangan zaman. 

Rombongan yang sangat terkesan dengan program yang diterapkan di Mutiara, dan berkeinginan untuk magang demi kemajuan pendidikan. 

Sekitar jam 17.00 pak Jhon sebagai penanggung jawab beserta rombongan bertolak ke pekanbaru. 




Rabu, 15 Maret 2023

Blog Sebagai Media Dokumentasi


Resum ke-29
Gelombang ke-28
Judul : Blog Sebagai Dokumentasi Refleksi Siswa
Narasumber : Bambang Purwanto, S. Kom., Gr
Moderator  : Gina Dwi Septiani, S. Pd., M. Pd

Air beriak tanda tak dalam
Air tenang seperti berlian
Izinkan saya mengucapkan salam
Untuk hadirin sekalian

Pantun pembuka dari bu Dina menemani mr Brams memberikan materi. Punya web ini salah satu cara :

1. Menunjukkan identitas digital (nasionalisme) dengan DOT ID (Indonesia)
2. Menunjukkan sebagai guru yang beradaptasi dengan era digital
3. Dibiayai oleh sertifikasi, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada negara bahwa dana digunakan untuk mendukung kegiatan penujang guru.
4. Tempat menyimpan atau menyalurkan hobi menulis apa pun

Refleksi Diri

Bagi saya sebagai guru refleksi diri yang dituliskan oleh murid sangatlah penting. Murid setiap mengakhiri pembelajaran (5-10 menit) mengisi form yang sudah dibuatkan.
Refleksi diri berupa :
  • Pertanyaan yang harus dijawab murid. Baik tentang materi yang sulit, perasaan, atau masukan. 
  • Data akan masuk google spreadsheet. 
  • Urut kan berdasarkan kelas
  • Olah copy dan paste ke exsel untuk diolah. 
  • Di eksel copy dan urut kan kembali
  • Setiap mengisi berikan poin 10
  • Setelah diurutkan copy ke blog. Dari eksel biasanya kurang rapi maka copy dulu ke word. 
  • Dari word baru ke websitewebsite

Dampak dari pemanfaatan blog/web untuk pembelajaran, salah satunya mengisi refleksi diri, maka jejak digital kita akan semakin banyak. Inilah hasil dari tahun ke tahun. 


Ajaklah murid untuk menulis dan hubungkan mata pelajaran yang kita ampu. Manfaatkan blog untuk media pelajaran. 

Jika ingin mengenal dunia membaca lah. Jika ingin dikenal dunia menulislah. (Armin Martajasa) 

Sesi Tanya Jawab

P1. 
Bu Yuni dari Bekasi yang penuh semangat.Terima kasih sudah mengobrak-abrik web penamrbams.id semoga semakin penasaran.  Fasilitas hyperlink bisa digunakan di web kita. Blogspot dan wordpress bisa dimanfaatkan sebagai blog untuk menunjang pembelajaran kita di kelas. Hanya saja kalau kompasiana itu hanya untuk menuliskan artikel saja. 

Coba lihat gambar dibawah ini ya : Ini saya masuk diposisi *sunting* . Ibu bisa lihat disana ada fasilitas hyperlink, dengan memasukan link yang sudah dibuat, maka saat disimpan, siswa tinggal klik dan langsung menuju link tersebut.

P2 : Imro'atus Sholihah_ Jombang Jatim. Blog sebagai media yg ideal dan efektif untuk mendokumentasikan refleksi diri siswa.Mengapa demikian dan manfaat apa secara lebihlanjut yg bisa kita dapatkan dari blog?

J2. Terima kasih Pa Imron dari Jombang yang baik hati.
Manfaat yang saya rasakan :
1. Sebagai guru kita bisa menujukkan kepada siswa, bahwa guru memanfaatkan teknologi dalam pembelajar, semoga menjadi motivasi kepada siswa
2. Murid bisa memanfaatkan media ini sebagai jejak digitalnya.
3. Murid yang tidak masuk, saat melihat dan membaca refleksi diri yang ditulis temannya merasa dapat informasi banyak.
4. Manfaat lebih lanjut adalah belajar konsisten dengan apa yang biasa dikelola.


P3: Lucy, Bandung
Assalamualaikum, Saya Lucy mau bertanya. Bagaimana cara pemberian poin/skornya? maksimal nilai siswa berapa?
J3. Waalaikumsalam w.w.
Terima kasih Bu Lucy di Bandung, wah ini dekat ngak yah dari SMP Taruna Bakti. Setiap mengisi siswa diberikan poin 10. Skor yang dicantumkan di minggu depan sudah diakumulasi dengan minggu ini. Misalnya ABCDE pertemuaan ke 1 mengisi refleksi diri, maka saya akan memberikan point 10. Kemudian di pertemuan ke 2 mengisi kembali maka poin yang akan dicantumkan di tabelnya adalah 20.
Nah, dari sini nanti kita sebagai guru bisa melihat kemampuan anak dengan berbagai sudut pandang ":
1. Siswa yang konsisten menulis
2. Siswa yang kadang menulis kadang tidak
3. Siswa yang menulis seadaanya

Poin refleksi diri bisa saya gunakan untuk remedial, bila ada nilai yang kurang-kurang dikit, poin refleksi diri bisa membantu tambahan kekurangan nilai. 

Contoh : Nilai di raport yang diharapkan adalah 80, siswa ini nilainya 79. Seharusnya remedial, tapi karena poin refleksinya tinggi makan siswa tersebut tidak usah melakukan remedial

Kita tidak akan tahu seberapa besar kemampuan kita, sebelum kita mencobanya. Satu langkah belajar menulis telah kita lalui. Ilmu telah kita dapati. 
Akankah ilmu yang diberi hanya akan tersimpan dalam pikiran dan hati kita? 
Ataukah akan kita bagikan menjadi sebuah karya yang menginspirasi. 
Semuanya kembali pada diri kita masing-masing. 

THE CHOICE IS YOURS

Jangan tidur sebelum membaca... 
Jangan mati sebelum menulis... 

"So"
"MENULISLAH UNTUK KITA SENDIRI"


Pergi ke swalayan beli pepaya

Tidak sengaja bertemu tentara

Salam pamit dari diri saya

Untuk teman-teman literasi Nusantara(Gina) 














 

Kuraih Gupres 2023

 

Tahun ajaran baru 2022 sudah berlalu sekitar beberapa minggu. Minggu yang sibuk dengan kondisi dan perkenalan dengan siswa baru. Apalagi tahun ini adalah tatap muka pertama setelah covid. Bagi siswa dan guru hal sangat menyenangkan karena bisa bertatap muka langsung baik antar siswa maupun antar siswa dan guru. Tahun ajaran 2022/2023 aku mendapat tugas sebagai walas kelas IVE. Ada murid baru pindahan dari Assofa Pekanbaru dan ada juga yang pindah kembali ke mutiara karena setahun pandemi pindah ke MI karena situasi belajar tidak stabil. 

Saat diajak oleh bu eni untuk ikut gupres aku menolak. Perwakilan setiap kecamatan hanya satu orang. Aku berharap bu eni mau ikut. Karena rasa tak mungkin untuk ikut dengan alasan tidak pernah membuat Karya Ilmiah berupa PTK. Walau tak pandai membuat PTK kami pun tak mau kecamatan pinggir mengutus guru tanpa persaingan. Karena kata ms Anita Sofya hanya satu nama baru yang ikut mendaftar. Jangan mau kalah, kita harus ikut seleksi kata bu Eni. Diapun tertawa. Secara berseloroh akupun juga tak mau orang menang bay.

Karena semangat empat lima bak kata pepatah. Serta semangat dari mr Beni dan ms An. Dengan terpaksa aku menerima usulan bu Eni untuk ikut. Dalam hati aku berdoa semoga bu Eni terpilih sebagai utusan Pinggir. Selama dua hari kami sibuk mengumpulkan berkas. Selama itu pula tangan kanan kami yang bernama bu Eka ikut andil mengedit dan mengirim berkas. Pengiriman berkas yang tinggal hitungan menit pun terasa sangat cepat berlalu. Walau dimenit terakhir dengan perundingan yang alot antara mr Beni dan orang dinas akhirnya berkas pun terkirim. 

Esoknya saat bertemu dengan bu Eni, kami selalu tertawa. Semboyan tidak boleh memberi kawan menang telak tanpa perlawanan. Padahal kami belum pernah membuat PTK, tapi sudah seperti sudah punya pengalaman saja. PDnya terlalu kuat. Padahal kalau ditanya terus terang aku memang lebih baik mundur. Malu rasanya kalau ikut tapi tak menang. 

Setelah diadakan seleksi berkas, akhirnya diputuskan bu War diutus untuk mewakili guru dari Kecamatan Pinggir untuk ke Bengkalis. Saat itu rasanya tak tahu apa yang mau dikatakan. Aku berusaha membujuk bu Eni saja yang ikut. Tapi apa hendak dikata semua mengarah kepadaku. Sejujurnya, aku tidak tahu apa yang mau dipersiapkan. Ms An bantu, suara itu seakan berusaha menenangkan. Aku memandang kearah suara yang lembut dan meyakinkan. Kulihat ms An tersenyum penuh arti. Rasanya sulit untuk menolak. Saat itu jangankan untuk tertawa, senyum pun sangat mahal. 

Ada dilema apakah diizinkan suami atau tidak. Hanya itu kendala yang rasanya sulit tapi harus kulalui. Tapi persiapan terus dilakukan. Kita kerjakan di perpustakaan ya kata ms An. Setelah bagi tugas aku membuat karya ilmiah, bu Eni, ms An, mr Beni rangkap tugas menyiapkan berkas. Antara membuat PTK dan nest praktisi akhirnya aku putuskan untuk membuat best praktisi. Mencari judul dan menyesuaikan dengan pembelajaran yang sudah dilakukan jadilah judul 


Sehari menjelang keberangkatan best praktis pun siap. Serta power poin pun selesai tapi tidak sempat mempresentasikan di depan ms An apakah sudah layak atau belum. Berkali kali kuulang membaca best praktice yang baru siap. Ada rasa tak percaya karena baru pertama membuat dan itu harus disajikan di depan juri. Untuk berbicara saja lidah sudah kecut apalagi menerangkan. 

Bagaimana mau menyajikan sekarang kata ms An? Aku hanya ingin mendengarkan ms An bagaimana cara berbicara di depan juri, kataku menjawab. Karena ms pernah meraih Kepsek Berprestasi dan juara satu. Tentu ada trik tertentu menghadapi juri dikala kita tidak ingat materi. 

Perjalanan ke Bengkalis utusan pinggir terdiri dari guru dan kepala sekolah SD serta guru dan kepala TK. Menaiki mobil Brio warna kuning bu Ani, kami pun merapat di Bengkalis. Sekitar jam satu siang kami sudah sampai di hotel Marina. Setelah chek in kamipun diarahkan untuk menunjukan surat dari dinas dari kecamatan dan menyerahkan berkas ke panitia acara. Serta mengambil nasi kotak dan snack. 

Menuju lantai tiga kami menaiki tangga. Karena perjalanan  yang panjang dan agak melelahkan kami berusaha untuk santai. Kebetulan kamar kami bersebelahan. Aku bersama bu mumun sedangan bu Ani bersama bu Liken. 

Kamar yang berlatar pantai sangat terkesan dengan hembusan angin dan riak air laut yang khas. Momen ini ku rekam dan posting di chat WA grup. Memandang lepas ke laut ada guratan warna lembayung jingga yang cantik. Tak lama berselang magrib pun menyapa dengan alunan suara azan dari kejauhan. 

Menunggu malam pembukaan acara yang dinantikan. Dengan berpakaian putih dan hitam seluruh peserta gupres se-Kabupaten Bengkalis hadir di ruang pertemuan lantai dasar. 








Selasa, 14 Maret 2023

Kiat Sukses Berbicara

 Oleh Bapak H Imron Rosidy

Kunci sukses berbicara di depan juri :

  • Percaya diri dulu
  • Penguasaan materi
  • Suara harus jelas
  • Gunakan alat pandu
  • Yakinkan bahwa anda lebih hebat
  • Jangan mudah terpancing
  • Tidak bersifat melawan
  • Tunjukkan data

Tips ketertarikan membuat judul

1.Harus provokatif /menarik. Agar orang tertarik untuk membaca. Jangan hanya mengandalkan berdasarkan metode yang sudah lazim dipakai. 

2. Latar belakang harus kuat. Menarik itu tidak mudah dicari digoole. 

3. Harus inovasi terbaru. 

4. Harus sesuai tema contoh pembelajaran berdiferensiasi. 

'Jangan pernah lelah untuk berprestasi."

Jangan pernah lelah berinovasi, karena lama-lama jadi inova. Aamiin

Pustaka Cermin Sekolah


 Alhamdulillah, belajar di perpustakaan merupakan kesenangan tersendiri bagi siswa di SDS IT Mutiara. Apalagi penyajian pelajaran yang membutuhkan materi yang beragam. Mulai dari buku karya non fiksi maupun fiksi. 

Banyak buku yang bertema cerita ini sangat memudahkan terutama pembelajaran yang berhubungan dengan bahasa. Materi cerita yang beragam membuat siswa bisa belajar tentang berbagai unsur cerita baik dari segi intrinsik maupun ekstrinsik. 

Suasana yang sejuk dan nyaman ini sangat mendukung pembelajaran berdiferensiasi akan terlaksana dengan baik. Sesuai karakter siswa yang beragam secara tak disadari bisa berkembang dengan optimal. 

Perpustakaan sering disebut sebagai denyut jantung sekolah karena di dalamnya terdapat sumber daya informasi dan bisa dijadikan sebagai media pembelajaran. Manfaat perpustakaan yang sangat banyak menuntunnya untuk selalu berkembang dan bisa memenuhi kebutuhan informasi siswa.

Fungsi Perpustakaan Sekolah adalah :

1 . Sumber Kegiatan Belajar Mengajar

Fungsi perpustakaan satu ini bisa membantu program pendidikan dan juga pengajaran dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang ada dalam kurikulum. 

Tenaga pendidik bisa membantu mengembangkan kemampuan siswa menggunakan sumber informasi yang ada di perpustakaan. Tidak hanya bermanfaat untuk siswa, keberadaan perpustakaan juga bermanfaat untuk guru. Bagi guru, perpustakaan bisa membantunya dalam mengajar dan juga memperluas pengetahuan.

 2. Sebagai Sumber Informasi

Meski saat ini segala informasi bisa didapatkan dengan mudah melalui internet, bukan berarti perpustakaan kehilangan fungsinya sebagai sumber informasi. Supaya perpustakaan tidak menjadi tempat yang sepi maka guru perlu membiasakan siswa untuk mencari informasi di perpustakaan. 

3. Membantu siswa memperluas pengetahuan. 

Salah satu manfaat yang akan didapatkan yaitu siswa mampu belajar secara mandiri dan lebih mudah dalam mengikuti mata pelajaran selanjutnya. 

 4. Sebagai Sarang Ide Kreatif 

Perpustakaan merupakan tempat yang sunyi dan di dalamnya memiliki berbagai koleksi buku sehingga menjadi sarang ide kreatif. Jika siswa sedang membutuhkan ide kreatif untuk kegiatan sekolah dan membuat project sekolah maka perpustakaan menjadi tempat yang tepat untuk menemukannya.

Berbagai koleksi buku di perpustakaan bisa dijadikan sumber ide kreatif. Informasi terkecil sekalipun dari sebuah buku tetap saja bisa membantu siswa dalam mengemas ide kreatif menjadi sebuah karya yang menarik. Suasana sunyi dan tenang di perpustakaan membuat siswa menjadi lebih fokus dalam membuat dan menyusun ide kreatif.

5. Membantu Meningkatkan Minat Membaca Siswa

Salah satu masalah yang dialami oleh siswa adalah rendahnya minat membaca. Hal ini tentu sangat merugikan karena minat membaca yang rendah maka akan tertinggal akan ilmu pengetahuan yang terus berkembang. 

Untuk itu agar anak didik up date dengan ilmu terbaru maka diharapkan perpustakaan terus meningkatkan  pelayanan. Baik dari segi pengadaan buku maupun dari segi tata letak ruang. 


Lolos Seleksi Tahap 1

Sebanyak 109 orang guru lolos dari 679 lebih guru yang mendaftar untuk mengikuti seleksi guru Penyala Literasi Nasional yang diadakan PILFES...