Sabtu, 13 Mei 2023

The Power Of Love

Area parkir mobil sudah penuh sehingga banyak mobil tamu diparkir di tepi jalan dekat komplek PT PHR. Dari jauh irama musik sudah terdengar dan  tribun pesta yang berwarna putih sudah kelihatan. Ada deretan papan yang berisi ucapan selamat untuk Galang & Milla dengan varian warna dan gaya. Suasana pesta sangat ramai. Maklum selain jam makan siang, biasanya tamu lebih senang datang karena cuaca juga bersahabat. 

Di depan gerbang ada barisan penerima tamu yang terdiri dari ninik mamak. Mengisi buku tamu dan disuguhi cendramata dari penganten merupakan tradisi hajatan. Souvenir berupa hiasan yang bisa ditempel dipintu kulkas, juga ada bros jilbab. Senyum ramah dari penerima tamu selalu mengembang. 

Menjamu dengan hidangan istimewa ada gulai kambing, goreng ayam balado, mie, serta minuman dingin, dan es cream. Tatanan makanan ini bisa dinikmati sambil menikmati alunan musik dan ragam gaya tamu undangan saat berswafoto dengan pihak penganten beserta keluarga. Ada spot pengambilan video serta hiasan bunga berlatar tirai warna putih dan pink, foto free weeding dan lampu-lampu kuning yang dirangkai bagaikan kilauan emas. 

Dari jauh Ms Anita bersama suami serta besan selalu tersenyum menyambut hangat para tamu undangan. Pakaian songket berwarna merah dengan bordiran benang emas terkesan sangat elegan. Berpasangan dengan suami dengan stelan jas serta songket dan peci. Pakaian adat minang sangat serasi dan terkesan mewah. Apalagi berpadu padan dengan pakaian sepasang penganten.

Jadi Raja dan Ratu sehari, Galang  dan Milla  selalu jadi pusat perhatian. Berbalut busana adat Minangkabau berwarna merah hati dengan bordiran keemasan sangat menawan. Kilauan sunting yang terpasang di kepala terkesan, anggun, sopan, dan feminim. Cincin pernikahan dan bersanding di pelaminan merupakan wujud kekuatan cinta anugrah dari Allah yang harus dipertahankan. 

"Selamat Menempuh Hidup Baru, Galang &Milla Semoga Terwujud Keluarga Sakinah Mawaddah Warrahmah" Aamiin ( Sabtu, 13 Mei 23) 

Terimalah sebait lirik penggalan The Power Of Love (by Celine Dion)  

We're heading for something
Kita sedang menuju ke sesuatu
Somewhere I've never been
Suatu tempat yang tak pernah kukunjungi
Sometimes I am frightened
Kadang aku takut
But I'm ready to learn
Namun aku siap belajar
Of the power of love
Mengenai kekuatan cinta 






Jumat, 12 Mei 2023

Terharu

Hari yang ditunggu pun tiba, berbagi tugas pada pernikahan Mila dan Galang. Karena di bulan Mei ada tiga pernikahan anak guru. Jadi guru-guru yang berada di sekitar tempat tinggal dengan area pesta mendapat tugas jadi panitia. Bu Mas ada helm, tanya ms Ria. Ada kata bu Mas, sambil berjalan menuju kelas ms Ria. Tak lama berselang keduanya pergi menggunakan Beat Street menuju rumah Ms An kepala SDS IT Mutiara. 

Mesjid tempat pernikahan setelah sholat jumat sudah dihiasi dengan bunga aneka warna. Ada meja dengan taplak warna putih dan dikelilingi bantal bulat sebagai alas duduk. Photo yang terkirim lewat chat WA itu sangat cantik. Sayang saja aku tak bisa pergi karena suami lagi sakit. Dres code guru yang berwarna hitam dan jilbab warna sage mencitrakan kesyahduan acara. 

Acara yang berlangsung sekitar jam dua berjalan dengan penuh hikmah. Ada foto kenangan yang terbagi MS Anita dan Bu Mindahuriani dengan baju bewarna putih  dan jilbab warna pink salam tersenyum bahagia diapit para guru. Setiap sinyal yang menandakan pesan masuk pasti kuperiksa dengan teliti. Tapi apa hendak dikata sudah sampai asyar tak satupun foto penganten yang menyasar. Aku heran dan berpikir ada apa ya? Apa penganten yang tidak sempat di foto atau guru berswafoto karena kecanduan mengalahkan segalanya. 

"Selamat Berbesan ya Ms Anita dan Bu Minda. Semoga terjalin hubungan kekeluargaan yang diredhai Allah."



Rabu, 10 Mei 2023

Petualang UTBK


Kamis, 11 Mei 2023 sekitar jam 06.00 kampus UNRI sudah mulai didatangi peserta UTBK. Hadir sehari sebelum ujian merupakan syarat yang sudah ditetapkan panitia mengingat luasnya area kampus dan pesebaran letak fakultas kampus. Bagi peserta dari luar daerah dan tidak pernah menyasar kampus peraturan ini harus diindahkan. Agar tidak panik mengingat jumlah peserta yang banyak.

Walaupun dalam sehari ada dua sesi ujian, mengkondisikan diri terlebih dahulu merupakan hal yang penting. Sekitar jam 06.30 panitia yang merupakan pegawai dan dosen masing masing unit sudah menuju ruangan. Semua peserta berbaris dan diberi arahan agar mematikan HP dan dimasukan ke dalam tas. Untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal yang tidak diinginkan, peserta juga di cek pakai sensor.  Bagi peserta yang ketahuan memakai alat bantu (berupa alat komunikasi dengan orang lain) untuk mengerjakan soal akan di skor dan tidak boleh mengikuti ujian. 

Ujian sesi pertama berlangsung sampai jam 10.30 . Seiring deru pesawat membelah udara melintasi kota Pekanbaru satu persatu peserta ujian pun ke luar dari ruang labor komputer FMIFA. Alhamdulillah, ujian berjalan lancar. Apapun hasilnya serahkan sama Allah, komentar peserta UTBK. Dari wajah mereka terlihat beban sudah berkurang tinggal menunggu hasil. Semoga sukses generasi bangsa, tugas ada di pundakmu. Jadilah Generasi Rabbani yang dicintai Allah. 


Senin, 08 Mei 2023

Wisuda Al-Quran SDS IT Mutiara


Mutiara, Sabtu 6 Mei 2023 di Aula Mesjid Nurul Ilmi diadakan acara wisuda Al Quran bagi siswa kelas enam SDS IT Mutiara. Prosesi wisuda ini dihadiri oleh Korwilcam Pinggir, ketua YPIT Mutiara, kepsek YPIT mutiara mulai dari TK, SD, SMP, SMA, majlis guru, serta seluruh wali murid kelas enam. 

Lantunan ayat suci yang dibacakan oleh Mahrin dengan suara yang merdu sehingga membuat suasana penuh hikmah. Atas panduan pembawa acara antara ustadz Beni Syapri dan dzah Eliyasnida. Mereka mempersilahkan semua hadirin berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars JSIT. 

Berdayung sampan di tepi lautan

Sampan didayung memutar haluan

Berikut ini kita dengarkan

Kepala sekolah memberi sambutan

Anita Sofya,S. Pd.Ingg dalam sambutannya menyampaikan sebagai Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al-Quran merupakan standar kelulusan. Beliau juga memberikan apresiasi terhadap team Al-Quran dan siswa yang beberapa hari sebelumnya sudah mempersiapkan demi kelangsungan acara ini. Selain itu, beliau juga menyampaikan belansungkawa atas meninggalnya dzah Misfawati. Melanjutkan sambutan beliau juga menyampaikan pesan untuk tetap memilih sekolah yang berstandar Al-Quran. Karena generasi yang hafiz al-Quran akan menyelamatkan khususnya orang tua di akhirat kelak. Semoga apa yang di konstribusikan oleh Bapak dan Ibu terhadap sekolah bermanfaat baik di dunia maupun akhirat. 

Sepatah kata dari bu Dewi sebagai ketua komite menyampaikan pesan agar siswa tetap murajaah di rumah sehingga apa yang didapat tidak hilang begitu saja. Pak Romi Putra Mahkota mewakili ketua YPIT menyampaikan untuk berkomitmen meningkatkan kenyamanan di sekolah ini. Karena suasana nyaman sangat berpengaruh pada kualitas pembelajaran. Terutama pembelajaran  Al-Qur'an yang merupakan dasar pondasi akidah bagi anak-anak. Sesuai tema "Orang yang paling baik adalah orang yang belajar al-quran dan mengajarkannya. (HR. Tirmidzi)." Alhamdulillah, 117 siswa kita bisa membaca Al-Quran dengan baik. 

Prosesi khatam Al-Quran ada doa khatam, janji Hafiz Quran serta senandung hafiz Al-Quran. Acara yang dipandu dengan kata-kata muhasabah berisi arahan bu Eliyasnida yang harus diikuti semua siswa dan orang tua. Setelah  menemui ayah bunda minta izin dan bersimpuh di pangkuan orang tua mohon redha dan doa agar jadi anak yang baik. Ade tetesan Mutiara yang mengalir, serta penghargaan yang dikalungkan kepada anak masing-masing. Selanjutnya pemasangan mahkota sebagai simbol dari hafalan Al-Quran sebagai hadiah perjuangan dalam menghafal ayat-ayat suci Al-Qur'an. Mahkota sesungguhnya  yang melebihi cahaya dan terangnya matahari di Padang Mahsyar. Tidak semua orang tua akan mendapatkan kecuali bagi anak yang direstui. Semoga Allah mengumpulkan kita di akhirat kelak. Jadikan hafalan Al-Quran ini sebagai penuntun hidup di dunia dan penolong bagi guru, saudara serta seluruh kaum muslimin seluruh dunia. Serta mohon kepada Allah limpahan kekuatan untuk menjaga dan menambah hafalan ayat suci ini. 

Pengumuman wisudawan dan wisudawati terbaik oleh H Bakir. 

Dengan kriteria hafalan terbaik dan terbanyak :

Putri

Juara 1. Mahrin Afifah 5 juz

Juara  2. Nadia Siti Afifah 5 juz

Juara  3. Lindung Bayyinah Ayatullah 6 juz

Putra

1. M. Khalil Gibran 3 juz

2. M. Dzaka Syahin

3. M. Khalil Abqari

Hafalan terbaik :

Putri

1. Mazaya Qateul Adha

2. Aifi Mau Nazlatun Wahda

3. Alqaisi Zahira Mayefrin

4. Khaiyyirah Pradilla Marbun

5. Haura Sania

6. Keysha Aura Febrina

Putra

1. Nazwa Bintang P ardiansyah

2. M. Mumtas Al Tami S

3. Rafif Devlin Anaqi

Alhamdulillah, acara yang dilanjutkan dengan pemberian penghargaan berupa tropi dan sertifikat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Adapun sesi penutup adalah foto bersama baik perkelas serta foto dengan seluruh majlis guru. 




Minggu, 07 Mei 2023

Selamat Jalan Teman

Usai memperingati Hardiknas, semua guru dibubarkan dari barisan. Acara bersalaman dengan majlis guru pun ditiadakan karena matahari bersinar sangat terik. Namun bagi majlis guru yang mengikuti upacara masih berada di lapangan. Cuaca panas tak mengurungkan niat untuk beraktifitas saat mentari menyapa dengan sengit. Tak melewatkan event sekali setahun, di samping kiri lapangan ada spanduk tentang Hardiknas. Sudah bisa dibayangkan varian gaya yang terekam lewat jepret sana, jepret sini. Sambil tersenyum melambangkan keceriaan. 

Aku mau, aku mau suara yang ribut membuatku memalingkan muka mengarah ke sumber suara. Rupanya Pak Ahmad memegang kantong kresek berwarna hitam yang sudah dimasuki beberapa tangan. Tanpa undur waktu akupun ikut rebutan. Karena Pak Ahmad mengatakan hanya sedikit. Ya, tanpa basa-basi telur yang di bawa sebagai oleh-oleh dari Brebes sudah berpindah tangan. Ada kesenangan tersendiri dapat telur asin dan sesi berfoto dengan telur pun melayang di dunia maya. Semua senang dan tertawa. 

Keceriaan ini tidak lengkap karena Dzah Misfa sedang dirawat di rumah sakit. Besok jam 11 kita ke Pekanbaru ya. Chat dari bu Minto yang kubaca saat sore hari. Dari malam aku sudah persiapkan untuk berangkat. Subuh memanggil, saat sholat rakaat ke dua. Aku tak bisa melanjutkan bacaan sholat, ada yang membawaku melayang. Akhirnya ku paksakan untuk konsentrasi sampai selesai sholat fardhu. Suara mikrofon masjid mengganggu ku. Spontan saja bulir-bulir bening mengalir di pipi, saat ku tahu dirimu telah tiada. Seiring fajar Jumat kami tunggu dirimu. Semoga husnul khotimah harapanku, harapan kami semua. 

Selamat Jalan Teman, Semoga Kita Bisa Berkumpul Dalam Jannah-Nya. Aamiin ( Dzah Misfawati, S. Pd. M. M) 

Payung Kuning

Hari Sabtu aku, bu Ida, bu Nel, dan Mr Beni dapat tugas menjadi penyambut tamu pada pesta pernikahan anak bu Rat. Sesuai perjanjian kami bertugas dari jam 11.00 sampai 14.00. Sesampai di tempat pesta, semua sudah tersusun rapi. Mulai dari meja tamu, kursi undangan, hidangan di atas meja serta musik orgen. Persiapan menunggu penganten mulai dari payung, beras kuning, serta pelaminan pun sudah siap. Bak kata pepatah hanya tinggal menunggu Ratu dan Raja sehari saja. 

Menunggu kedatangan penganten harus disambut dan dipayungi. Payung kuning khas adat minang ada hiasan menandakan ini bukan payung biasa, kata bu Ida. Aku tersenyum apalagi kami dapat tugas kehormatan. Rasa tak percaya tapi semua suara sepakat atas tugas tersebut. Semula kami berpandangan karena sudah kesepkatan bersama terpaksa harus dilakukan. Sambil tersenyum kamipun berjalan menuju aula yang berjarak sekitar seratus meter dari rumah. 

Saat yang ditunggupun tiba rombongan penganten yang diantar dengan mobil sudah datang. Mobil berwarna putih yang dihiasi bunga menandakan mobil penganten. Akhirnya sepasang penganten lengkap dengan pakaian adat Minangkabau berwarna merah serta sunting warna keemasan turun dari mobil. Bu Ida bertugas memayungi Anak Daro (penganten wanita) sedangkan aku bertugas memayungi Marapulai (penganten pria). Dalam perjalanan Mr Beni merekam dengan HP dan semua jejak pun tersimpan. Ada acara tabur beras kuning saat sampai dipintu gerbang, berpantun, dan masing-masing ibu dari pihak penganten membimbing naik ke pelaminan diiringi musik dengan lirik "Anak Daro."

Saat tamu mulai berdatangan khususnya ada majlis guru dari Mutiara dari TK, SD, SMP, SMA, wali murid, serta warga sekitar. Tak lupa juga dari komite yang menujukan sinergi yang luar biasa. Hadir meramaikan suasana pesta dengan menyumbangkan tembang kenangan nan merdu dari bu Helen dan bu Leni. Suasana penuh kenangan ini juga terekam kamera digital uni Arni. 

Tamu tak henti datang, kata bu Rat saat aku datang untuk kedua kalinya sebagai tamu undangan. Prosesi pernikahan ini, memang dipenuhi para tamu undangan walau azan isya sudah berkumandang. 

"Selamat Menempuh Hidup Baru Ravi dan Indah. Semoga Terwujut Keluarga Sakinah Mawaddah Wartahmah." Aamiin

Senin, 01 Mei 2023

Surat Untuk Guru

Duri, 2 Mei 2023

Buat Guruku Tercinta

Di manapun berada

Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh, 

Apa kabar guruku? Semoga sehat selalu di saat usiamu mulai tergores waktu. Walau guratan yang terukir di kulitmu tak bisa dipungkiri. Berkah ilmu yang tercurah bisa menuntunmu setiap saat. 

Guruku Tersayang! 

Usiamu boleh tak muda lagi, derap langkah dan suaramu boleh tak sekuat dulu namun semangatmu selalu terpatri dan akan ku kenang selalu. Tanpa hadirmu aku tak bisa mengenal dunia dengan bebas, bahkan huruf demi huruf tak bisa ku kenal dan kurangkai. Masih terbayang saat aku duduk dibangku kelas satu. Aku hanya ingin bermain tapi dengan bimbingan dan kekuatan kata-katamu bisa membuatku melangkah sampai mengukir prestasi.

Guruku inspirasi ku, 

Aku masih ingat saat dimarahi karena aku malas mengerjakan matem. Rasanya aku ingin pindah sekolah. Tapi apa daya, saat itu dirimu juga orang tua kandungku. Namun saat disuruh menyanyi, menari, merangkai bunga dan berpidato, semua ku lumat sampai kakak kelas mengintip lewat dinding sekolah yang saat itu terbuat dari bilah-bilah  bambu. 

Guruku tercinta, 

Waktu demi waktu sudah kulalui sampai kuraih gelar sarjana. Sampai di usia berkepala lima aku masih melanjutkan perjuanganmu untuk mendidik generasi muda. Semangatmu yang tak pernah kenal lelah. Semua terukir indah dalam sanubari ku. Semoga kelak kita bisa berkumpul dalam Jannah-Nya. 

Guru yang selalu dihati, 

Berkatmu jua prestasi bisa kuraih serta karya-karya pun sudah merekam jejak. Kisah perjalanan ini tertuang didepan teman-teman seperjuangan di SDS IT Mutiara. Hari ini kami memperingati hari Pendidikan Nasional. Semoga kami selalu semangat mengajar seperti yang pernah kami rasakan bersama dirimu. Maafkan aku yang selalu menuntut lebih darimu. Disurat ini ku lampirkan foto bersama teman seperjuangan. Semoga Bapak dan Ibu senang melihatnya. 

Guruku, ini lirik khusus hanya untukmu

Guruku tersayang, guru tercinta

Tanpamu apa jadinya aku

Tak bisa baca tulis, mengerti banyak hal

Guruku terimakasih ku... 

Salam hormat ku

Rustia Warnida

Lolos Seleksi Tahap 1

Sebanyak 109 orang guru lolos dari 679 lebih guru yang mendaftar untuk mengikuti seleksi guru Penyala Literasi Nasional yang diadakan PILFES...