Resum ke-2
Rabu, 27 Desember 2023
Model Pembelajaran Inovasi
Selasa, 26 Desember 2023
Model Pembelajaran inovatif di Era Digital
- Cooperative learning
- Collaborstive learning
- Contextual learning
- Project based learning
- Problem based learning dan inquiri
- Computer based learning
- Small group discussions
- Role play dan simulation
- Case study
- Discovery learning
- Sell directed learning
- Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
- Mengidentifikasi contoh
- Pengamatan teks
- Menyajikan kasus
- Pemetaan dan pengalaman baru
- Menjelaskan
- Menganalisis
- Memecahkan
- Mengecek
- Menguji cobakan
- Membandingkan
- Menyimpulkan
- Menentukan
- Memutuskan
- Melaporkan
- Menyajikan
- Mengekspresikan
- Menyebarluaskan
- Menginformasikan
- Perkembangan individu
- Kelompok sebagai sarana
- Faktual dan nyata
- Penilaian Autentik
- Kemandirian
Selasa, 19 Desember 2023
Berinovasi dan Valid
Senin 18 Desember 2023, Ms Anita Sofya, S. Pd.Ing.,M.M. mengajak seluruh guru SDS IT Mutiara untuk merancang RPP yang valid. Kenapa RPP harus valid? Pertanyaan yang menjadi dasar materi dalam woksop ini diterangkan secara gamblang. Valid merupakan acuan dari kata yang berarti sudah benar sesuai dengan kriteria yang diharapkan.
Sebagai seorang guru dituntut untuk membuat RPP terhadap bahan yang diajarkan. Karena dari RPP akan tergambar dengan jelas pertemuan demi pertemuan yang sudah dirancang sedemikian rupa. Setiap pertemuan memuat Ulangan Harian/ Assesment Formatif yang diberikan kepada siswa sebagai umpan balik keberhasilan materi yang disajikan. Jika lebih dari empat puluh persen siswa yang gagal maka seorang guru harus melakukan dua langkah. Pertama melakukan remedial untuk memperbaiki proses pembelajaran. Kedua guru harus meng introspeksi diri apakah pemberian materi sudah tepat atau belum. Tentu ini merupakan tanggung jawab guru agar ilmu yang diberikan bisa bermanfaat.
Dalam menyusun RPP juga harus diperhatikan kekhasan Sekolah Islam Terpadu (Telaah, Eksplorasi, Rumuskan, Presentasi, Aplikasi, Dunia, Akhirat). Bercermin dari kegiatan terjadwal yang dilakukan Ms Anita yaitu selalu melakukan superpisi terhadap guru yang mengajar. Perbaikan pun sudah menunjukan yang signifikan tapi semua guru juga diharapkan untuk menuntaskan RPP selama setahun.
Agar RPP singkron dengan bakat dan kemampuan anak, maka di bagian penutup harus tertera cara membimbing anak agar berprestasi. Bagaikan hitam di atas putih. RPP merupakan bukti nyata kinerja guru saat mengajar.
Setelah sukses pada program Adiwiyata tingkat kabupaten, maka banyak program yang harus dilakukan demi suksesnya Adiwiyata tingkat provinsi. Adiwiyata yang bertema lingkungan juga harus tergambar di dalam RPP, tukas Ms Anita sembari memberi warna hijau pada kalimat yang berhubungan dengan program Adiwiyata.
Semoga SDS IT Mutiara selalu berbenah dan berinovasi demi memajukan sekolah dalam membina generasi Rabbani. Aamiin.
Rabu, 13 Desember 2023
SDS IT Mutiara Meraih Adiwiyata
Bengkalis, Kamis 30 Nopember 2023 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis memberi penghargaan bagi sekolah yang sukses menyandang sekolah Adiwiyata. Alhamdulillah, SDS IT Mutiara mendapat nilai tertinggi di antara sepuluh sekolah yang terpilih. Dengan nilai 92,99 merupakan pencapaian yang luar biasa.
Hadiah yang diterima langsung Kepsek Ms Anita Sofya, S. Pd Ingg dari Bupati Bengkalis yang diwakili Wabup Bagus Santoso yang disaksikan Forkopimda dan didampingi dinas pendidikan Muthu Saiki, kadinas Perikanan Kholijah, serta tim Adiwiyata Kabupaten Bengkalis Dewi Eka Handayani.
Sepuluh sekolah yang dinobatkan sebagai sekolah Adiwiyata tahun 2023 hadir di Bengkalis saat memperingati Hari Ulang Tahun PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) di lapangan Tugu Bengkalis.
Semoga Mutiara tetap konsekwen dalam memajukan sekolah yang ramah anak dan lingkungan demi tercapainya tujuan dalam mendidik generasi rabbani yang dicintai Allah.
Selasa, 28 November 2023
Hadiah Terindah
HGN ke 78 diperingati oleh setiap sekolah dengan acara yang berbeda. Beragam kegiatan diadakan demi meriahnya acara. Seperti mengadakan pertandingan antar guru baik secara beregu maupun individu. Demi meriahnya acara keunikan pun bermunculan.
Hari guru yang bertema "Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar" membawa hikmah yang luar biasa. Ibarat "Tapi Tigo Sapilin, Tungku Tigo Sajarang" kata ustazah Irmalida dalam sambutanya mewakili Yayasan Mutiara saat menghadiri acara HGN yang di adakan di SDS IT Mutiara. Pendidikan akan berlansung dengan baik apabila adanya saling kerjasama antara guru, orang tua, dan siswa, tukas beliau lagi.
Acara yang dihadiri seluruh siswa dari kelas satu sampai Kelas enam, majlis guru, perwakilan yayasan, serta POMG disuguhi dengan beberapa penampilan siswa. Ms Anita Sofya selaku kepsek menyampaikan beberapa pesan diantaranya menghormati guru, merendahkan suara di hadapan guru, salam, dan sapa.
Bu Dewi sebagai ketia komite juga menyampai apresiasi untuk guru. Kesabaran guru bersama siswa di sekolah tak tertandingi oleh orang tua. Bahkan banyak orang tua yang "galak" dirumah hanya menghadapi satu orang anak, katanya sambil tersenyum.
Acara yang dikemas dengan apik ini menampilkan paduan suara bertema guru, atraksi HGN, serta Nasyid dengan suara yang merdu. Adapun penutup HGN ke 78 ini ditutup dengan menampilkan beberapa guru berprestasi di bidang menulis mengangkat kearifan lokal budaya melayu bertajuk "Syair untuk Negeri" yang ditulis oleh Ms Anita Sofya, Rustia Warnida, dan Eni Huriani. Karya dalam bentuk antologi Syair juga ditulis oleh penyair dari beberapa negara di Asia.
Dibidang Al Quran ada ustadz Heri Kiswanto dan ustadzah Rasidah yang sudah menyetorkan hafalan AlQuran bersanad bersama Seorang syek yang berada di Mekkah. Setoran ini beliau lakukan saat menunaikan ibadah haji. Selanjutnya juga ada Ustadz Irwan Darma yang berprestasi sebagai guru Pembatik.
Bagaikan pucuk dicinta, ulampun tiba. SDS IT Mutiara juga mendapat anugrah sebagai sekolah Adiwiyata yang digagas oleh Ms Anita Sofya beserta seluruh guru dan karyawan yang bekerja keras mewujudkan niat suci ini. Ini merupakan hadiah terindah yang harus disyukuri. Alhamdulillah, suatu nikmat yang luar biasa. Semoga Allah selalu melimpahkan nikmat dan karunia-Nya agar Mutiara Tetap Jaya. Aamiin.
Selasa, 19 September 2023
Cincin 24 Karat
Cincin Bermotif Bunga
Melewati lembah Ngarai Sianok, perjalanan dari Palembayan memang menyajikan pemandangan yang sangat eksotis. Sayang rasanya kesempatan yang datang hanya hitungan jari dalam setahun berlalu begitu saja. Di usia yang sudah melewati separuh abad, aku masih menyaksikan pemandangan yang membuat kenangan lama antri dibenakku. Apalagi ada lirik lagu lawas yang rata-rata pernah bertahta di hati.
Melewati pendakian yang berbelok ke puncak bukit meningggalkan tapak sawah yang berjenjang dengan latar bukit Barisan dan gunung Pasaman yang berdiri kokoh. Awan putih yang mengambang berarak di sisi langit yang membiru cerah. Secerah lautan tiku sebagai latar yang terang disinari mentari.
Siang yang bergelora beradu panas yang menyelimuti hawa jalanan hitam beraspal. Ada nyanyian minang dari balik tirai putih memagari kearifan lokal budaya alam Minangkabau. Pelaminan bercorak merah keemasan serta sepasang pengantin terlihat sekilas di balik deru mobil dengan stelan gas yang tinggi. Bunga teratai yang bermekaran di kolam pun tersenyum bahagia medongak di balik air yang jernih.
(Sudah sampai di mana? ) terdengar suara ibu di ujung gawai yang dipegang Ulfa. Lirikan matanya bagaikan ekor bintang Kejora sambil memandangi bundanya. Ada respek dari isyarat nya yang mengatakan untuk kesekian kali nenek terus menelponnya. Hanya Ulfa yang sering menjadi tempat bicara yang cocok menurut nenek. Maklum, Ulfa memang selalu sedia dengan keluh kesah dari kenyinyiran si nenek delapan puluh tahun lebih itu.
Semenjak neneknya mengalami strook ringan di sebelah kanan tubuhnya. Nenek di bawa oleh bundanya untuk tinggal bersama di kota Duri. Seminggu di rawat di RSUD Ahmad Muhktar tidak membawa perubahan yang berarti bagi nenek. Strook yang diakibatkan penyumbatan di otak kiri telah membuatnya akrab dengan kasur.
Liukan mobil melewati sisi jalan yang berbelok sekilas tampak bunga dahlia aneka warna bermekaran. Tersenyum merunduk karena susun mahkota yang lebat. Berpadu padan dengan si mawar berduri yang merekah. Ranting yang tinggi mengarah ke jalan yang terjal dikawal tumbuhan bambu menopang sisi ngarai yang curam.
Suatu pemandangan yang merekam jejak jalur gempa yang berada di sisi kota Bukittinggi. Tepatnya di sisi tembusnya arah lobang Jepang sebagai tempat saksi sejarah perjuangan rakyat Sumatra.
"Kita lansung ke pusat kota saja," kata bunda mengarahkan abangnya yang menyetir. Ulfa yang duduk di samping abang tersenyum. Iya, Dang (panggilan untuk kakak bunda).
Mau beli apa? Tanya Adang. Beli setrika, lemari, jilbab, kata Ulfa sambil melirik Adang.
Susahnya mencari tempat parkir, mau tak mau kota yang terkenal kota Pariwisata menjadi pusat tujuan saat hari libur. Jalan yang sepi kadang berubah fungsi menjadi area parkir. Bunda, Ulfa dan mama ( anak adik nenek) pun terpaksa turun di jalan yang sempit.
Kita mau beli dimana kata bunda sama mama. Di deretan toko emas, mama menunjuk toko mas langganannya. Dalam toko yang terkesan mewah sudah berjejal aneka jenis perhiasan mulai dari cincin sampai kalung yang membuat naluri ingin memiliki harus dikubur dalam-dalam. Maklum semua anak bunda sedang kuliah. Ibarat pepatah, roda sedang mendaki.
Kami menuju lemari kaca yang berisi perhiasan cincin. Sesuai rencana menukar dan menambah dengan yang agak lebih. Harga emas yang tinggi, tapi kami tetap harus memilih di antara deretan desain tukang emas. "Yang ini bun,"kata mama sambil menunjuk cincin motif rantai. Untuk nenek sangat cocok, kata mama meyakinkan. "Coba cari motif," bunda menunjuk ke arah cincin yang berada dekat kaca. Dengan penuh senyum pelayanan yang masih ada hubungan kekerabatan dengan suami mama pun tersenyum. Orangnya berkulit kuning langsat dan tinggi. Sangat tampan apalagi kalau tersenyum, sangat memikat para pembeli.
Bunda sangat suka dengan desain yang unik. Pilihannya bisa ditukar lagi. Setelah dirasa cocok dengan ukuran jari, akhirnya satu cincin bermotif bunga berpindah ke dalam tas bunda setelah sah jual beli. Ada rasa lega hari ini. Dalam hati bunda berdoa, "semoga cincin ini bisa menambah rasa senang di hati nenek."(ibu bunda)
Cincin ini adalah hasil keringat ibu, walau sudah pensiun ibu selalu menabung uang. Kadang untuk membantu sanak keluarga.
"Ulfa nanti kalau sudah punya penghasilan harus pandai menabung. Dengan menabung bisa pergi umrah dan haji," kata nenek berpesan pada Ulfa.
"Ulfa aja sudah menabung dari dulu, tapi ada aja yang minta. Kadang abang meminjam tapi tak pernah dibayar,"kata Ulfa dengan raut wajah kesal mengingat uang tabungannya dipinjam tapi tak pernah kembali. Bunda yang jadi pendengar kadang ikut prihatin juga.
"Simpan uang di bank," kata bunda saat Ulfa marah-marah. "Ndak mau," suara Ulfa terdengar agak berat. Ini lah resikonya, kan sudah ada buku tabungan. Lagi-lagi Ulfa pun tidak mau. "Ya sudah," kata bunda.
Tak ingin berlama-lama, karena hari sudah sore kami berpisah. Mama pulang kampung sedangkan kami melanjutkan mencari lemari.
"Kita lihat di grosir saja," kata Adang sambil menyetir. Alhamdulillah, sampai di depan toko yang masih ramai pembeli. Sambil mengikuti langkah Adang menuju lantai dua. Langkah demi langkah kami meninggal lantai satu yang tertata dengan peralatan dapur bermerk. Benda yang menjadi incaran wanita itu tersusun seakan menghipnotis pecandu.
Bunda menarik nafas dalam-dalam, sambil bergumam. Kita ke sini cuma untuk membeli yang diperlukan. Lemari yang ditunjukkan pelayan toko berada di sisi kanan ruang yang dipenuhi aneka barang dari plastik.
Harga yang tertera di sisi lemari sesuai dengan kualitas barang. Kita bisa memilih sesuai ukuran kantong. Setelah beberapa pertimbangan, akhirnya lemari sampai di tempat kos Ulfa.
Senandung gawai yang tak berhenti, membuat Ulfa menghela nafas. "Pasti dari nenek," sudah bisa ditebak bun. Karena keletihan dengan perjalanan sehari, suara Ulfa sangat kecil ketika menjawab pertanyaan nenek. Bunda menarik bad cover setelah sholat Isya. Rasanya sangat capek sekali dan pusing.
Tenggelam dalam balutan suasana kelam yang bertabur cahaya bintang di luar sana. Langit malam kadang mencuri perhatian tapi apa daya. Semoga besok bisa berkumpul dan memberikan cincin ke tangan sang ibunda yang berjuang dengan serangan strook. Semoga Allah menghilangkan sumbatan di otak dan membuat saraf berfungsi kembali. Semoga jemari yang telah bersusah payah membesarkan masih bisa bergerak di usia yang semakin terguras masa.
Senin, 11 September 2023
Aktifitas Berkarakter
Apel pagi sekali dua minggu di SDS IT Mutiara menampilkan persembahan dari siswa kelas empat. Menjelang acara di gelar, Ms Anita Sofya selaku kepsek berpesan agar seluruh siswa memperhatikan keselamatan dalam beraktifitas. Apalagi sekarang hari musim hujan dan lantai licin. Perlu diingat agar tidak bermain bola tanpa pendampingan guru olah raga. Apalagi yang suka bermain di teras lantai dua mesjid. Larangan untuk bermain bola sudah sering diingatkan oleh guru. Namun peraturan ini sering diabaikan siswa. Sehingga Ms Anita memberi ultimatum bagi yang tidak mengindahkan peraturan akan dipanggil dan menandatangani surat perjanjian.
Selanjutnya Ms Anita juga mengingatkan untuk menjaga ketertiban dalam melaksanakan sholat berjamaah. Terutama saat sholat jumat bagi kelas 4, 5, dan 6. Sholatlah dengan tertib, jangan bercanda! Bercanda dapat menyebabkan sholat Jumat menjadi sia-sia, ujar Ms Anita.
Acara selanjutnya penampilan dari kelas 4A yaitu tari Lancang Kuning dengan kostum baju melayu dengan songket. Tari kreasi Nusantara dari kelas 4B, pencak silat serta nyanyi dari 4C, nyanyi "Jiwa Yang Bersedih" dari 4D, serta Tari Saman dari kelas 4E. Walaupun durasi latihan hanya seminggu, tapi penampilan dari kelas empat sangat mengundang antusias siswa dan guru, bahkan wali murid untuk menyaksikannya.
Walau matahari bersinar semakin cerah dan terasa panas tapi tak mengurungkan untuk meninggalkan lapangan. Apalagi ada pengumuman lomba kebersihan, kerapian, dan keindahan kelas di penghujung acara. Penilaian berlangsung selama tiga minggu. Adapun juri penilai untuk kelas rendah yaitu pak Ahmad Syarwani, S. Pd dan bu Mintowati, S. Pd, sedangkan untuk kelas tinggi adalah Ms Anita Sofya, S. Pd, Ingg, MM dan ustadz Ali Sibra Malisi, S. HI
Alhamdulillah, dengan adanya penilaian kelas semoga dapat menambah semangat dan rasa nyaman siswa untuk belajar. Tingginya perhatian dari pihak sekolah dan suport dari wali murid juga membuat semua acara yang dilaksanakan pihak sekolah menjadi lancar dan sukses.
Lolos Seleksi Tahap 1
Sebanyak 109 orang guru lolos dari 679 lebih guru yang mendaftar untuk mengikuti seleksi guru Penyala Literasi Nasional yang diadakan PILFES...
-
Tanah airku tidak ku lupakan, kan terkenang selama hidup ku..... *** Kampung halaman yang sangat asri itu bernama Tantaman, Kecamatan Pale...
-
Mutiara, 11 Februari 2026. Wajah tua yang termakan usia berdiri di pintu. Memandang tamu asing yang tak dikenalnya. Beberapa kali diyakinkan...
-
Mutiara , 29 Oktober 2025. SD IT Mutiara memeriahkan Bulan Bahasa dengan mengadakan berbagai lomba. Ustadz Ali Sibra Malisi, S.HI selaku kep...




